10 Cara Mudah Meningkatkan K3 di Pabrik Plastik dan Foil – Konsultan Safety Hub. 08111346468

Jasa Konsultan K3

10 Cara Mudah Meningkatkan Budaya K3 di Pabrik Plastik dan Foil. Merujuk pada data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2019 terdapat 114.000 kasus kecelakaan kerja, tahun 2020 terjadi peningkatan pada rentang Januari hingga Oktober 2020 BPJS Ketenagakerjaan mencatat terdapat 177.000 kasus kecelakaan kerja,” kata Menaker dalam Peringatan Bulan K3 Nasional di Kilometer Nol Sabang, Selasa (12/12/2021).

Jika angka tersebut dihitung berdasarkan jumlah klaim yang diajukan oleh pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, artinya angka kecelakaan kerja yang sesungguhnya jauh lebih besar, karena belum semua tenaga kerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

Biaya tersebut diatasa ini ditanggung oleh Pengusaha oleh karena itu jika tanpa rencana yang tepat bisang K3 maka Industri seperti Pabrik Plastik dan Foil dapat berakhir karena beban biaya yang tinggi yang dapat memengaruhi kesehatan, produktivitas, dan pendapatan karyawan.

Ciptakan Budaya K3 di tempat kerja

Budaya K3 di {Industry}tercipta bukan dari banyaknya program kerja K3. Coba renungkan sejenak sebagai Pimpinan Pabrik Plastik dan Foil, seberapa sering dan apa yang sudah Anda lakukan dalam penyampaikan pesan K3 kepada pekerja. Jika Anda ingin mengurangi Kecelakaan Kerja di Pabrik Plastik dan Foil maka yang perlu di perhatikan adalah mencari akar dari penyebab dari kecelakaan itu sendiri.

Perusahaan atau Pabrik Plastik dan Foil perlu membuat Risk Register dengan mendata semua aspek sumber bahaya yang ada dalam {Industry} termasuk pekerja, material, peralatan, lingkungan kerja dll. Data sumber bahaya dipakai untuk menghitung potensi resiko yang kemudian perlu diurutkan berdasarkan tingkat resikonya dari yang tinggi hingga yang rendah. Fokus pada lima potensi resiko yang tinggi kemudian lakukan pencegahan dan mitigasi sumber bahaya yang beresiko tinggi tersebut maka akan mengurangi resiko kecelakaan secara signifikan.

Ke lima potensi bahaya tinggi boleh di katakana sebagai “hot spot” keselamatan kerja di Pabrik Plastik dan Foil. Sebagai Pimpinan perlu melibatkan dan meminta dukungan pekerja untuk menciptakan budaya K3 di Pabrik Plastik dan Foil di mana keselamatan selalu menjadi prioritas utama.

Budaya K3 di Pabrik Plastik dan Foil
Lingkungan kerja yang bersih

Konsultan Safety berpengalaman meningkatkan Budaya K3 di Pabrik Plastik dan Foil. Hubungi 08111346468

Berikut 10 cara mudah yang perlu anda lakukan untuk meningkatkan budaya K3

  1. Lakukan identifikasi bahaya
  2. Lakukan identifikasi sumber-sumber bahaya ditiap-tiap area kerja, termasuk sumber bahaya dari pekerja atau kompetensi pekerja. Pastikan bahwa mereka sudah di training untuk mencegah bahaya yang ada di sekitar area kerja dan mendapatkan training yang sesuai pekerjaannya.

    Jika sumber bahaya dari peralatan, pastikan peralatan kontrolnya terpasanga dengan benar dan berfungsi dengan baik.

    Pastikan semua material yang dipakai mempunyai MSDS dan pekerja memahami bahan kimia yang diapakai.

    Lakukan identifikasi bahaya lingkungan kerja secara periodik untuk memastikan tidak ada peningkatan resiko. .

  3. Lakukan appresiasi terhada perilaku yang baik
  4. Appresiasi adalah cara mudah untuk mendorong K3 di tempat kerja. Memberikan penghargaan kecil kepada karyawan yang mengikuti kebijakan keselamatan akan membuat mereka tetap terlibat secara aktif dan dapat membuat perbedaan besar dalam mengurangi cedera di tempat kerja.

  5. lalukan analisa ergonomi.
  6. Bekerja dengan posisi yang aman akan mengurangi kecelakaan kerja secara signifikan. Disamping itu kinerja pekerja akan meningkatjika mereka secaara fisik bisa bekerja dengan nyaman. Tem dari Kesehatan peerlu melakukan evaluasi kondisi kerja dan minta masukan dari pekerja mengenai tahapan pekerjan dengan cara aman.

  7. Gunakan Label dan Rambu-rambu K3.
  8. Label dan rambu-rambu K3 adalah cara yang murah dan efektif untuk mengkomunikasikan informasi K3 dengan cepat. Mereka biasanya sederhana dan mengandalkan gambar untuk merinci bahaya dan prosedur yang tepat. Label dan Rambu-rambu K3 ini adalah pengingat dan peringatan yang baik bahkan untuk pekerja sudah berpengalaman sekalipun.

  9. Lingkungan kerja yang bersih.
  10. Lingkungan kerja yang kotor dapat menyebabkan kecelakaan yang seharusnya bisadi hindari. Pastikan kotak krdus di tata rapi tidak menutupi perlatan K3. Lakukan inspeksi rutin kebersihan baik untuk kantor maupun ke tempat kerja. Gunakan Program 5R di tiap-tiap tempat kerja.

  11. Pastikan semua pekerja menggunakan peralatan yang tepat dan dilakukan inspeksi secara berkala
  12. Perkakas dan perlatan yang tepat meningkatkan produksi dan keselamatan kerja. Pekerja harus memiliki rasa memiliki dengan merawat perkakas dan peralatan. Peralatan dalam kondisi bersih, dioperasikan sesuai prosedure dan di perikasa secara berkala. Peralatan yang tidak tepat salah satu faktor penyebab kecelakaan.

  13. Biasakan stop sejenak untuk senam peregangan
  14. Stop sejenak untuk senam peregangan merupakan cara mudah untuk meningkatkan Kesehatan dan Ergonomik pekerja. Cukup 5 menit untuk pregngan otot akan mengurangi stress pekerjaan, mengendorkan otot2 yang tegang dan kesempatan atur posisi khususnya bagi pekerja yang melakukangerakan berulang. Peregangan dengan bergerak lebih effective dari pada peregangan diam di tempat.

  15. Implementasi aturan K3 mulai dari awal pekerjaan
  16. Lingkungan kerja yang aman harus di mulai sejak awal karena itu perlu ahli K3 untuk melihat secara detail terhadap semua faktoryang berhubungan dengan K3. Dimulai dari pekerja yang mengkuti semua aturan K3 dalam prosedur kerja dan ijin kerja termasuk inspeksi perlatan kerja secara rutin.

  17. Adakan dialog terbuka.
  18. Harus dipermudah jika ada pekerja ingin menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan K3. Merekaharus bisa melaporkan bahaya dalam pabrik dengan mudah. Tujuk penanggung jawab K3 ditiap department atau bagian dan penanggung jawab K3 secara keseluruhan baik dari perwakilanpekerja maupun dari majemen perusahaan.

  19. Lakukan pertemuan K3 secara rutin
  20. Pertemuan K3 untuk mengevaluasi kinerja K3, aturan K3 yang diterapkan, termasuk cara pencegahan dan mitigasi untuk menjadikan tempat kerja lebih aman. Semua pekerja harus paham apa yang harus mereka lakukan jika terjadi kondisi yang tidak diharapkan.

Keselamatan pekerja adalah tanggung jawab Pengusaha Pabrik Plastik dan Foil dengan menyediakan tempat yang aman. Ke sepuluh cara mudah tersebut diatas dapat dipakai untuk langkah awal menerapan K3 di Pabrik Plastik dan Foil.

Budaya K3 di Pabrik Plastik dan Foil
Inspeksi Rutin

Konsultan Safety berpengalaman meningkatkan Budaya K3 di Pabrik Plastik dan Foil. Hubungi 08111346468