Safety Culture – BP Model Self Verification | Hub -08111346468

BP’s model untuk Program Self-Verification

Jasa Konsultan K3

Apa itu Self-Verification

BP merupakan perusahaan minyak dan gas yang terkenal sangat ketat dalam hal Safety Culture, salah satu program BP untuk mengontrol keselamatan kilang adalah program Self-Verification yang ketat dan dilaksanakan oleh para Leadership perusahaan.

Program Self-Verification di BP menjadi komponen pencegah kecelakaan dalam proses manajemen risiko yang efektif meningkatkan Safety Culture. Self-Verification ini membantu untuk mengidentifikasi risiko, mengatasi kesenjangan, sebagai pembelajaran, dan peluang untuk peningkataan yang berkelanjutan. Semua data Self-Verification di catat dan di analisa dan di bicarakan di pertemuan keselamatan kerja.

Level Self-Verification

Dalam model BP untuk program Self-Verification (SV) dilakukan secara sistematis oleh pimpinan tiap bagian untuk:

  1. SV di level Pelaksanan: Mengevaluasi apakah peralatan untuk mencegah keselamatan berfungsi dengan baik
  2. SV di level Sistem: Mengevaluasi keefektifan program pengoperasian dengan memeriksa di tingkat fasilitas/lokasi, apakah program pengoperasian memberikan hasil yang dimaksudkan untuk direncanakan
  3. SV di level Perushaan: Periksa keefektifan program SV dan apakah program tersebut memberikan kesesuaian dengan persyaratan grup dan bisnis unit yang berlaku.

Realisasi dari ketiga level tinjauan tersebut menggunakan daftar periksa yang komprehensif berdasarkan risiko-risiko yang tercatat dalam Kajian Risiko yaitu:

  1. Inspeksi lapangan (yaitu, tingkat tugas).
  2. Tinjauan program pengoperasian (yaitu, tingkat sistem).
  3. Tinjauan manajemen yang menilai keefektifan program Self-Verification di seluruh Bisnis Unit (yaitu, tingkat Perusahaan).

Tiga tingkat tinjauan yang komprehensif tersebut memungkinkan entitas BP untuk mengevaluasi keefektifan alat kontol penahan terjadinya kecelakaan, memastikan adanya kesesuaian dan untuk mengambil tindakan korektif atau mitigasi yang diperlukan berdasarkan evaluasi tersebut.

Self-Verification-Safety Culture

Jika perusahaan Anda butuh support untuk peningkatan Safety Culture untuk penerapan Self Verification di Perusahaan Anda, Please contact us | Konsultan Safety 08111246468

Penerapan Self Verification (SV) adalah sebagai berikut:

  1. Manajer pabrik atau plant punya program Self Verification dan menunjuk Team Pelaksananya.
  2. Tim Pelaksana menetapkan jadwal dan frekuensi untuk melakukan pemeriksaan Self Verification dan menentukan area yang akan di ukur sesuai untuk lokasi tersebut.
  3. Mereka yang melakukan pemeriksaan Self Verification meninjau area yang ditentukan dan juga pekerjaan mereka sendiri.
  4. Self-Verification berfokus pada kondisi peralatan kontrol untuk mencegah kecelakaan apakah masih berfungsi dengan baik disamping hal-hal lain yang diperlu perhatikan.
  5. Pengamatan dari setiap Self Verification didiskusikan di salah satu pertemuan harian di lokasi.
  6. Adakan review dengan Manajer untuk dimasukkan ke dalam salah satu pertemuan K3 bulanan.
  7. Frekuensi setiap pemeriksaan Self Verification dijadwalkan sesuai kebutuhan untuk menghindari kelebihan beban.

Jika perusahaan Anda butuh support untuk peningkatan Safety Culture untuk penerapan Self Verification di Perusahaan Anda, Please contact us | Konsultan Safety 08111246468